
Bagi sebagian masyarakat Bandung, Syaikh Arif yang memiliki nama lengkap Syaikh K. M. Ng. Rasno Mohamad Arif Nujaba Prasetyo mungkin kini lebih mengenal sebagai ajengan muda yang dalam dakwahnya lebih fokus pada bidang ke tashowufan, karena beliau sejak beberapa tahun ke belakang menjadi salahsatu pengurus Jam'iyyah Ahlit Thoriqoh Al Mu'tabarrah An Nahdliyyah (JATMAN) dan kini menduduki jabatan sebagai Katib Idarah Wustha Jawa Barat dan Mudir II Idarah Syu'biyah Kab Bandung, masih sedikit yang mengetahui biografi beliau secara detail, termasuk ulama-ulama yang telah mendidiknya, berikut hasil catatan singkat tim pewarta Suryamedar Publisher yang telah menyempatkan wawancara atau diskusi sederhana.
Latar Belakang dan Masa Muda
Syaikh Arif lahir di Kabupaten Banyumas, daerah yang dikenal memiliki akar tradisi religius yang kuat di Jawa Tengah. Terlahir di sebuah kampung yang patuh terhadap Kyai meskipun orangtuanya hanyalah orang biasa, namun sejak kecil sudah dititpkan kepada para kyai disana agar mendapat bimbingan keagamaan sepemampunya atau belum sepenuhnya keilmuan di pesantren diperolehnya karena dengan pola ngaji kalong dan tidak diam di pondok secara khusus.
Sejak usia remaja, beliau telah menunjukkan kemandirian dengan merantau ke Kota Bandung. Di kota ini, beliau menempa diri dengan menyeimbangkan perjuangan hidup di sektor ekonomi sambil terus dahaga menuntut ilmu spiritual secara berkesinambungan, hal tersebut ia tempuh dengan sambil sering sowan dan khidmat ke para ulama di beberapa pesantren baik di Jawa barat maupun di Jawa tengah, juga selama bertahun-tahun mendapat bimbingan secara khusus dari Simbah Wali Shobihun Misbachuddin sejak mondok di Ponpes Sultan Agung Ngadilan Pepadang Jagat asuhannya, juga banyak ulama para Mursyid Thoriqoh.
Jejak Kewirausahaan dan Akademis
Sebelum sepenuhnya berkhidmat di jalan dakwah, Syaikh Arif adalah sosok yang dinamis dalam dunia profesional. Beliau pernah menggeluti berbagai bidang pekerjaan dan perdagangan hingga sukses menjadi pengusaha muda di bidang pengadaan barang dan jasa.
Meski pernah mapan secara ekonomi, kemudian sejak fokus dakwah sebagian besar aktifitas bisnisnya ditinggalkan tentu perekonomiannya merosot jauh, namun semangat belajar beliau tidak pernah padam. Di usianya yang kini memasuki kepala empat (40 tahun lebih), beliau saat ini sedang menempuh pendidikan formal Strata Satu (S1) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah di STAI Bhakti Persada Majalaya, Bandung. Langkah ini menunjukkan komitmen beliau untuk mensinergikan pengalaman praktis di dunia usaha dengan keilmuan akademis berbasis syariah.
Transformasi Spiritual dan Pendirian SuryamedarTitik balik pengabdian beliau terjadi pada tahun 2014. Atas saran dan bimbingan dari gurunya, Syaikh Arif mulai meniti karier dakwah secara formal dengan mendirikan Organisasi Pesantren Suryamedar. Langkah ini merupakan wujud ketaatan murid kepada guru sekaligus komitmen untuk menyebarkan nilai-nilai Islam.
Khidmat dalam ThoriqohFokus utama dakwah Syaikh Arif terletak pada literasi sufi dengan berpegang teguh pada metode Thoriqoh Mu’tabarrah An-Nahdliyyah. Dedikasi beliau dalam mengamalkan dan menyebarkan ajaran thoriqoh diakui secara luas. Melalui tugas dari sang guru untuk berkhidmat penuh dalam thoriqoh, beliau akhirnya diangkat menjadi salah satu Mursyid Thoriqoh Syadziliyah meski beberapa santri dan jamaahnya kebanyakan sudah diajarkan thoriqoh Naqsyabandiyah. Sebagai seorang Mursyid muda, beliau berperan sebagai pelayan dan membimbing para murid dalam perjalanan spiritual menuju kedekatan kepada Allah SWT.
Institusionalisasi Dakwah : Yayasan Mulia Bhakti SuryamedarGuna meningkatkan kualitas khidmatnya, Syaikh Arif mentransformasi Organisasi Pesantren Suryamedar menjadi Yayasan Mulia Bhakti Suryamedar. Yayasan ini menjadi wadah perjuangan yang lebih luas dan profesional, bergerak secara aktif dalam tiga pilar utama:
Sosial: Pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan umat.Keagamaan: Pengembangan pesantren, literasi sufi, dan bimbingan thoriqoh.
Kemanusiaan: Aksi nyata membantu sesama melalui berbagai program kemanusiaan.
Intisari Perjalanan:
Biografi Syaikh Arif mencerminkan sosok yang lengkap; seorang praktisi bisnis, akademisi Hukum Ekonomi Syariah, sekaligus mursyid spiritual yang mendedikasikan hidupnya untuk kemaslahatan umat melalui Yayasan Mulia Bhakti Suryamedar.
Komentar
Posting Komentar